Mantra Pelet dan Ilmu Pengasihan Sembogo untuk Daya Pikat & Pelarisan

Pada tahun 70-an di daerah pesisir utara tanah jawa, ada seorang dalang wayang kulit yang memiliki karisma cukup besar. Hampir setiap kali pentas, selalu ramai didatangi ratusan penonton. Uniknya, hampir sebagian besar fans beratnya rata rata para gadis dan juga para janda muda. Oleh karenanya banyak juga masyarakat yang penasaran, ilmu pelet atau ilmu pengasihan apa yang digunakan oleh dalang tersebut.

ilmu pengasihan

Sampai pada akhirnya sekitar tahun 80-an banyak orang yang mulai berguru dengan dalang tersebut. Kebanyakan dari orang yang datang dan berguru, rata rata mereka ingin belajar Ilmu Pengasihan yang bisa membuat banyak orang terpesona, baik itu karena suara, karisma dan lain sebagainya.

Dan ternyata dalang tersebut pun bersedia untuk mengajarkan ilmu pengasihan yang dia miliki, nama ilmunya biasa disebut dengan ajian sembogo.

Dalam penulisan pada halaman ini, untuk lafal (kalimat) yang berbahasa jawa, ditulis mengikuti kaidah pengucapan jawa yang sehari hari digunakan oleh masyarakat jawa. Yaitu, hurum “O” yang dalam kaidah bahasa indonesia seharusnya ditulis dengan huruf “a”, maka tidak berlaku khusus pada halaman ini.

Dengan kata lain, penulisan mantera pada halaman ini mengikuti kaidah (aturan) sebagai berikut:

  • “O” dibaca seperti kita mengucapkan kalimat “Doyok”
  • “O” (dengan garis dibawahnya) dibaca seperti kita mengucapkan kalimat “Jago”

Dan berikut adalah ajian yang dahulunya digunakan sebagai andalan sang Dalang yang saya ceritakan diatas.

  • Ajian Sembogo Cahyo

Ajian Sembogo pada tahap pertama ini beliau menyebutnya sebagai Sembogo Cahyo, yang mana ketika seseorang yang mengamalkan ajian ini, wajahnya akan nampak berseri seri, sehingga orang orang yang melihatnya seakan akan menjadi lebih tampan dan mempesona. Dan berikut adalah mantera dari ajian sembogo cahyo:

Bismillahir rahmanir rahiim

Coyo coyo nur cahyo

Cahyaku cemening koyo seloko

Dadaku mancar koyo kencono

Prapatan pendito songo

Ora ono wong lanang sejati

Aku sejatining wong lanang

 

  • Ajian Sembogo Pengasihan

Ajian Sembogo pada tahap kedua, disebut dengan Ajian Sembogo Pengasihan, yang mana ketika seorang laki laki mengamalkan ajian ini, maka setiap apa yang diucapkan akan membuat orang orang di sekitar merasa senang dan nyaman untuk mendengarnya. Tidak hanya itu ucapan pemilik ajian ini pun seringkali menjadi panutan bagi yang mendengarnya. Dan berikut adalah mantera ajian sembogo pengasihan:

Bismillahir rahmanir rahiim

Gilang gilang sak lungaku

Guya guyu sak lukuku

Gunung sari lelungguhku

Prabu sari iku rupaku

Allah ngirut nyowo

Nyawane wong sak buwono Kirut marang aku

Sembagane wong sak buwono kirut marang sembagaku

Teko welas teko asih wong sak buwono pandulune marang aku

Ajian sembogo pengasihan juga bisa dibilang sebagai Ilmu Pengasihan umum, oleh karenanya banyak dari kalangan pengusaha yang menggunakan ajian ini untuk membuat usahanya menjadi lebih maju dan berkembang, tidak hanya itu banyak juga pejabat yang turut menggunakan ajian ini supaya rakyat menjadi lebih segan dan hormat kepadanya.

 

Minyak Pelet Bulu Perindu

 

  • Ajian Sembogo Pengerupan

Nah untuk ajian sembogo pada tahap ketiga ini, disebut dengan Ajian Sembogo Pengerupan. Nah ajian ini memanfaatkan suara sebagai media untuk membuat orang terpikat dengan pemilik ajian tesebut. Oleh karena itu ajian ini sering disebut juga dengan Ajian Gendam Sworo.

Sehingga sangat disarankan Para dalang, penyanyi, dan penceramah menggunakan Ilmu pengasihan ini, agar suara yang dihasilkan lebih bisa membuat banyak orang menjadi terpikat dan terpesona. Dan berikut adalah mantera dari ajian pengasihan sembogo pengerupan:

Bismillahir rahmanir rahiim

Hong gong Hyang kakung cahyo

Adam adegku

Rasullah pengawakku

Sekabehing cahyo manungso

Kang akrungu, adoh kanyut

Cedhak karut

Karut Kanyut – Karut Kanyut

Saking Kersane Allah

Sembogo pengerupan ini kalau dilihat dari manteranya memang ada unsur perpaduan antara mistik hindu dan islam. Ya itulah mantera jawa, namun hampir sebagian besar orang jawa memakluminya, karena itu hanya sekedar bahasa yang arahnya tetap menuju pada Gusti Pencipta Alam ini.

Namun jika Anda kurang bisa menerima atau belum yakin, saran kami lebih baik jangan dilakukan, silakan dilakukan jika memang Anda sudah siap dan menerima. Hal hal yang bersifat Mistik atau Supranatural terkadang lebih dapat bersatu dibanding dengan pribadi manusia itu sendiri.

 

Lantas Bagaimana Laku Tirakat Ilmu Pengasihan Tersebut?

Nah untuk laku tirakatnya antara ajian sembogo tahap 1 sampai tahap 3 memiliki cara laku tirakat yang sama. Yaitu, masing masing harus melakukan puasa bleng (tidak makan, minum dan tidur) selama 24 jam, dimulai pada pagi hari kamis dan berakhir jum’at pagi. Untuk manteranya bisa dibaca sebanyak 300 kali setiap mau tidur.

Dan untuk setiap tahap pada ajian sembogo ini harus dilakukan dengan satu laku tirakat. Tidak boleh diringkas dengan hanya melakukan satu kali tirakat untuk tiga jenis Ilmu Pengasihan sekaligus.

Oya khusus untuk Ajian sembogo pada tahap ke dua juga bisa dimanfaatkan untuk pelarisan, caranya cukup bacakan manteranya pada garam, kemudian tebarkan garam tersebut pada lokasi yang paling banyak dilewati orang. InsyaAllah orang yang lewat bisa menjadi pelanggan setia.

Nb: Jika Anda merasa laku tirakat tersebut terlalu berat, namun di sisi lain Anda sangat membutuhkan ilmu pengasihan tersebut untuk mengatasi masalah yang Anda hadapi saat ini.

minyak pelet jaran goyang

Saran kami Anda bisa menggunakan sarana Minyak Pelet Pengasihan, selain mudah untuk digunakan, untuk mendapatkan manfaatnya Anda tidak perlu melakukan laku tirakat khusus seperti puasa dll. Informasi lengkap tentang minyak pelet bisa Anda baca di >> Minyak Pelet Legendaris <<